Pages

Monday, March 11, 2019

Polisi Malaysia Kejar Otak Pembunuhan Disertai Mutilasi WNI

Pemerintah Indonesia masih mengupayakan pemulangan jasad korban mutilasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) masih mengejar aktor intelektual kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menimpa pengusaha tekstil asal Bandung, Ujang Nuryanto dan asistennya Ai Munawaroh.

"Aktor intelektual masih dikejar," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/3).

Dalam kasus ini, dua WNA asal Pakistan telah ditahan dengan tuduhan pelanggaran dokumen keimigrasian.

"(Dua WN Pakistan) terkait pelanggaran imigrasi," katanya.

Sementara jenazah korban mutilasi, baik Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh hingga kini masih berada di Malaysia. Pihak Kemenlu dan Senior Liaison Oficer (SLO) masih mengupayakan kepulangan dua jenazah tersebut.

Sebelumnya Ai Munawaroh, jasad perempuan termutilasi ditemukan di Sungai Baloh, Selangor, Malaysia pada 26 Januari 2019. Ai diduga merupakan sekretaris Ujang Nuryanto, pengusaha tekstil asal Bandung, Jawa Barat. Jasad Ai ditemukan bersama jasad Ujang Nuryanto yang juga termutilasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UtJNUU
March 11, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UtJNUU
via IFTTT

No comments:

Post a Comment